Kiat-Kiat Menghafal Al-Qur’an ala Santri Rumah Tahfidz Akbar.

Kiat-Kiat Menghafal Al-Qur’an ala Santri Rumah Tahfidz Akbar. Alhamdulillah wa syukru lillah, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad shalallahualaihi wa salam, keluarga dan sahabatnya.  “sebaik-baik kamu sekalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkankannya.”(HR.Bukhari)

Untuk mempelajari Al-Qur’an, mulai dari cara membaca hingga hukum bacaannya (tajwid). Setelah itu, menghafalnya. Modal yang harus dimiliki adalah punya motivasi yang kuat untuk menghafal Al-Qur’an karena mengingat manfaat yang luar biasa bagi kelangsungan hidup. Berikut adalah kiat-kiat menghafal Al-Qur’an :

  • Jika disertai dengan amal saleh dan keikhlasan, maka ini merupakan kemenangan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
  • Orang yang menghafal Al-Qur’an akan mendapatkan anugerah dari allah berupa ingatan yang tajam dan pemikiriran yang cemerlang. karena itu, para penghafal Al-Qur’an lebih cepat mengerti, teliti, dan lebih teliti ,dan lebih hati-hati.
  • Penghafal Al-Qur’an mampu berbicara dengan fasih bahasa arab. Karena banyak contoh yang berkenaan dengan Nahwu dan Shorof.

Lanjutkan membaca “Kiat-Kiat Menghafal Al-Qur’an ala Santri Rumah Tahfidz Akbar.”

Hubungan Terlarang Itu Bernama Pacaran

Hubungan Terlarang Itu Bernama PacaranHubungan terlarang itu bernama Pacaran. Entah dari mana asalnya, tapi kemudian ada doktrin atau tradisi (kebiasaan) bahwa pacaran itu wajib bagi remaja. Istilahnya, belum pacaran bukan remaja, bukan hanya di Indonesia, hal ini hampir terjadi di seluruh dunia. Dari Amerika muncul berbagai film Hollywood, buku, majalah, cerita berbau cinta, hari valentine serta pesta dansa yang mengakibatkan pacaran itu menjadi suatu kewajiban bagi kalangan remaja.

Karena itu, tidak sedikit remaja yang akhirnya pacaran. Meski mereka tidak tahu, apakah pacaran itu cinta monyet atau serius untuk menikah? mustahil untuk ke jenjang pernikahan. Bagaimana bisa caranya nikah, sedangkan masih duduk di bangku sekolah, kerjaan belum ada, masih seneng main sama temen, ketimbang ngurus anak. Memang hakikatnya remaja itu egois dan labil. Tapi, masih tetap bersih keras untuk menikah, untuk apa…?

Lanjutkan membaca “Hubungan Terlarang Itu Bernama Pacaran”

Pohon Terlarang itu adalah Rokok

Pohon terlarang itu adalah Rokok. Taurat menyebut jenis pohon terlarang itu, dan pohon itu diberi nama “Pohon Pengetahuan”. Ada beberapa kitab lain yang juga menyebutkannya dengan “Pohon Pengetahuan”. Sebelum Tuhan menciptakan alam, Tuhan memanfaatkan pohon itu. Karenanya, Tuhan melarang memakan buah dari pohon itu, khawatir tidak ada lagi alam lain yang bisa diciptakan-Nya.

pohon-terlarang-itu-adalah-rokokBerbeda dengan kitab-kitab lain. Al-Qur’an yang bebas dari ilusi dan imajinasi Ahli Kitab, salah satu mukjizat yang masih ada. Bahwa Al-Qur’an memaparkan suatu kejadian yang benar dan kisah nyata yang berkaitan dengan manusia pertama.

Lanjutkan membaca “Pohon Terlarang itu adalah Rokok”

Aktivitas Sehari-hari Santri Rumah Tahfidz Akbar

Assalamualaikum, kaifa haluk?

Bersama dengan saya, Aziz Saprozi atau bisa disebut sebagai seorang santri yang berkeinginan kuat berserta tekad yang takkan bisa dikalahkan oleh siapapun untuk menjadi seorang Hafidz Al-Qur’an, umumnya. Dan menjadi penulis yang ditunggu-tunggu masyarakat, khususnya.

kegiatan-belajar-mengajar-di-rumah-tahfidz-akbarSebagai santri, kita harus disiplin dalam segala hal. Terlebih dalam menghafal Al-Qur’an. Dalam menghafal ayat demi ayat, kita dituntut untuk sabar dan istiqomah. Dan juga  menepatkan waktu untuk muroja’ah hafalan, ialah salah satu contoh kedisiplinan para penghafal Al-Qur’an.

Sama halnya juara Olimpiade, penghafal Al-Qur’an juga berlatih dengan waktu yang sekira cukup lama. Bersabar menghadapi rintangan adalah salah satu kunci dari keberhasilan dalam menghafal Al-Qur’an. Lanjutkan membaca “Aktivitas Sehari-hari Santri Rumah Tahfidz Akbar”

Beberapa Tips Menghafal Al Qur’an Yang Efektif ( Bagian ke-2 )

Artikel ini adalah kelanjutan dari bagian pertama dari tulisan tips menghafal Al Qur’an.

Kapan waktu yang cocok untuk mendengarkan Murattal Al Qur’an?

Ketahuilah wahai saudaraku seiman, sesungguhnya setiap saat adalah waktu yang tepat untuk mendengarkan Al Qur’an.  Orang beriman adalah mereka yang selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan, baik berdiri, duduk, maupun berbaring.  Baik di saat tidur ataupun bangun darinya, di saat bekerja ataupun saat berada di jalan.  Bahkan di saat bersama teman atau keluarga.

Orang beriman adalah mereka yang selalu mengingat Allah di setiap waktu.  Demikian juga dengan mendengarkan Al Qur’an, dia tidak membutuhkan waktu khusus.  Hanya saja orang yang ingin menghafal Al Qur’an hendaknya mendengarkan murattal Al Qur’an sesuai dengan kemampuannya.

Lanjutkan membaca “Beberapa Tips Menghafal Al Qur’an Yang Efektif ( Bagian ke-2 )”

Beberapa Tips Menghafal Al Qur’an Yang Efektif ( Bagian ke-1 )

Banyak cara yang ditempuh bagi santri yang menghafal Al Qur’an.  Setiap cara memiliki perbedaan dan efektivitas yang berbeda-beda, tergantung dari pengalaman dan metode yang dipakai oleh masing-masing penghafal Al Qur’an.  Beberapa kiat menghafal dan tips yang terangkum dalam tanya jawab akan di uraikan disini, diambil dari buku Hafal Al-Qur’an tanpa Nyantri karangan Abdud Daim Al-Kahil.

Apakah kita mendengarkan satu surat Al Qur’an secara penuh dan berulang-ulang setiap hari?

Jawab:  Saya selalu mengutamakan untuk mendengarkan satu surat secara berulang-ulang setiap hari hingga lafazh-lafazhnya tidak asing lagi bagi saya.

Satu contoh jika anda ingin menghafalkan surat An-Naml, maka anda harus mendengarkan surat ini dari bacaan salah seorang syaikh secara berulang-ulang setiap sehari dalam tempo beberapa hari.  Maka setelah itu anda akan merasa mudah dalam menghafalkannya.  Metode ini telah saya praktekkan dan membuahkan hasil yang memuaskan.  Saya telah mampu menghafalkan Al Qur’an tanpa susah payah, karena saya menikmati hal itu. Lanjutkan membaca “Beberapa Tips Menghafal Al Qur’an Yang Efektif ( Bagian ke-1 )”

Ternyata Kebiasaan Menghafal itu Berbeda-beda Antar-santri

Menarik untuk mengamati kebiasaan para santri Pesantren Tahfdiz Akbar dalam kesehariannya menghafal Al Qur’an.  Dari 10 orang santri tersebut, ternyata semuanya memiliki kebiasaan yang berbeda satu sama lainnya.

menghafal-di-pesantren-tahfidz-akbarAdalah Ahmad dan Aziz, keduanya sebelum masuk ke Pesantren Akbar sudah memiliki modal hafalan diatas 5 juz.  Pada saat di test oleh assatidz kami, ternyata kekuataan hafalan kedua nya masih belum kuat, sehingga diputuskan untuk memulai lagi dari nol, dari juz 1 (Al Baqarah).  Ahmad dan Aziz gemar sekali tidur di Musholla Baitur-rahma. 

Dalam kesehariannya, mereka berdua sering tidur di Mihrab dan menghafal di sana. Karena seringnya mabit di Mushola, maka mereka hadir sebelum adzan dikumandang.  Dalam menghafal Al Qur’an, kedua nya sering mengurung diri di dalam mihrab dengan menutup pintu dan membaca atau menghafal dengan suara keras.

Lanjutkan membaca “Ternyata Kebiasaan Menghafal itu Berbeda-beda Antar-santri”